Politik

Bale Maung

Bale Dewan

Hukum

Ekbis

Bale Jabar

Peristiwa

Galeri

Olahraga

Opini

Nusantara

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Otomotif

Indeks

Anggota Dewan Anim Imamuddin Perjuangkan Peningkatan Kelas RSUD Jatisampurna Kota Bekasi

Laporan: Raja Media Network
Minggu, 26 November 2023 | 06:29 WIB
Salah satu layanan RSUD Jatisampurna. (Foto: Repro)
Salah satu layanan RSUD Jatisampurna. (Foto: Repro)

RMJABAR.COM - Kota Bekasi - Rumah Sakit Umum milik Pemerintah Daerah (RSUD) kehadirannya bukan sekadar institusi medis, melainkan simbol nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

RSUD tidak hanya menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau, tetapi juga menjadi penyangga utama dalam sistem pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Begitu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Anim Imamuddin. Ia menyebut RSUD tidak sekadar menjadi struktur fisik di tengah masyarakat, tapi menjadi semacam lembaga yang harus terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan kesehatan yang semakin kompleks.

"Pentingnya bukan hanya terletak pada pendirian fisik RSUD, melainkan pada urgensi untuk terus meningkatkan kelasnya. Meningkatkan kelas RSUD berarti berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih canggih, dan lebih inklusif bagi masyarakat," terang Anim.

Menurut Anim, meningkatkan kelas merupakan salah satu yang tengah diperjuangkannya. Dia menyampaikan bahwa RSUD yang berdiri di lingkungan masyarakat salah satunya di wilayah Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi, harus memiliki pelayanan yang baik.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah memiliki empat RSUD kelas D di beberapa kecamatan yang salah satunya Kecamatan Jatisampurna.

Anim mengatakan, kehadiran fasilitas kesehatan gratis di wilayah Kecamatan Jatisampurna adalah salah satu cita-cita yang memiliki dampak positif yang luar biasa bagi masyarakat setempat.

"Saya ingin punya rumah sakit yang gratis di Jatisampurna. Kita ada RSUD Jatisampurna, kemarin tipe D ya,” kata Anim.

Menurut Anim, RSUD Jatisampurna dinilai belum memadai untuk melayani masyarakat Kecamatan Jatisampurna. Sebagai salah satu elemen inti dalam pelayanan kesehatan, kapasitas ruang rawat inap yang hanya 30 tempat tidur dapat menghambat akses masyarakat terhadap perawatan yang memadai dan menyebabkan penumpukan pasien.

Anim mendorong dalam peningkatan kelas RSUD Kelas D Jatisampurna menjadi RS kelas C. Langkah ini diupayakan melalui pengusulan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.

"Hasil perjuangan saya dan terus kita dorong, akhirnya sudah terealisasi di 2024 anggaran Rp25 miliar dan rumah sakitnya kita naikkan menjadi rumah sakit tipe C,” tuturnya.

"Dengan begitu, peningkatan rawat inap RSUD Jatisampurna akan bertambah menjadi 110 tempat tidur. Hal itu akan representatif bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Jatisampurna," ujarnya.

Selain peningkatan kelas RSUD Jatisampurna, Anim juga tengah memperjuangkan pembangunan gedung Puskesmas di wilayah kelurahan yang saat ini belum memiliki Puskesmas di 2024 mendatang.

"Semoga bisa berjalan dengan baik," tutupnya.rajamedia

Komentar: