Pulitik Jero

Bale Maung

Bale Dewan

Hukum

Ekobis

Bale Jabar

Peristiwa

Galeri

Olahraga

Pamanggih

Nusantara

Mancanagara

Kaamanan

Piwulang

Kesehatan

Gaya Hirup

Otomotif

Indeks

Pengawasan Pesisir Selatan Jabar Jadi Sorotan Desy Ratnasari,Jangan Hanya Pangandaran!

Laporan: Halim Dzul
Minggu, 13 September 2026 | 18:23 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari mendorong penguatan sinergi Lanal dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa - RMN -
Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari mendorong penguatan sinergi Lanal dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa - RMN -

RMJABAR.COM – Bandung – Luasnya wilayah pengawasan pesisir selatan Jawa Barat hingga kawasan terpencil di Sukabumi menjadi tantangan bagi Lanal Bandung. Jarak yang jauh membuat pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan personel dan sarana yang tersedia.
 

Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari mendorong penguatan sinergi Lanal dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk memastikan keamanan sekaligus mengembangkan potensi masyarakat pesisir.
 

Pesisir Jangan Hanya Fokus Pangandaran
 

Desy menilai perhatian terhadap kawasan pesisir Jawa Barat tidak boleh hanya terkonsentrasi di Pangandaran sebagai destinasi wisata.
 

Wilayah seperti Palabuhanratu, Ciwaru, dan Ujung Genteng juga memiliki potensi wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat yang perlu dikembangkan.
 

“Lanal Bandung bisa kemudian memantau apa pun yang terjadi di (daerah pariwisata) sana, itu penting juga,” ujar Desy saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Lanal Bandung, Jumat (11/9/2026).
 

Desa Bisa Jadi Mitra Pengawasan
 

Menurut Desy, pemerintah desa di kawasan pesisir dapat menjadi mitra strategis Lanal dalam memantau kondisi wilayah.
 

Kolaborasi tersebut sekaligus dapat membuka ruang bagi masyarakat mengembangkan destinasi wisata yang berada di kawasan teritorial TNI, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kedaulatan.
 

Sejumlah desa di Ujung Genteng, kata Desy, memiliki keinginan mengembangkan wisata tetapi menghadapi persoalan status wilayah yang masuk dalam teritori atau wilayah kerja TNI.
 

Cegah Celah Kejahatan
 

Desy juga menyoroti kemampuan respons cepat Lanal terhadap persoalan di wilayah yang jaraknya jauh dari markas.
 

Menurutnya, keterbatasan akses dan sarana dapat menjadi celah munculnya berbagai kejahatan, termasuk potensi masuknya imigran gelap.
 

Karena itu, kemampuan deteksi, pemantauan, serta respons cepat di kawasan pesisir perlu diperkuat.


“Kalau terjadi sesuatu, lalu kemudian Bapak harus gercep ke sana, sementara tadi sarana prasarana Bapak bilang ada, tapi bagaimana pengelolaannya?” ujar politikus Fraksi PAN tersebut.
 

Kebutuhan Alat Harus Dihitung
 

Desy meminta kebutuhan sarana-prasarana dan pembinaan potensi maritim dihitung secara detail sebagai dasar penyusunan anggaran.
 

Menurutnya, perencanaan berbasis kebutuhan nyata akan memastikan tugas pengamanan wilayah dapat berjalan optimal.


“Saya sangat ingin sekali mengetahui tentang perhitungan pembinaan potensi ataupun pengembangan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk memulai tugas Bapak Ibu bisa terlaksana dengan baik, untuk menjaga teritorial kedaulatan negara kita,” tegasnya.
 

Keamanan dan Ekonomi Harus Berjalan Bersama
 

Desy berharap pengawasan pesisir selatan Jawa Barat tidak hanya bertumpu pada kemampuan Lanal Bandung.
 

Jejaring dengan pemerintah daerah hingga desa dinilai menjadi kunci untuk menjangkau wilayah luas, memperkuat keamanan, sekaligus membuka peluang ekonomi dan wisata masyarakat pesisir.
 

Dengan sinergi tersebut, potensi daerah dapat berkembang tanpa mengurangi kepentingan utama: menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah negara.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: