Iman sebagai Fondasi: Ketua Panitia Natal Nasional Ara Jelaskan Dukungan untuk Palestina
RMJABAR.COM - Jakarta — Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa dukungan kemanusiaan untuk rakyat Palestina merupakan panggilan iman yang bersifat universal.
Pernyataan itu disampaikannya untuk menjawab sejumlah pertanyaan publik yang muncul belakangan ini.
Menurut Maruarar, tindakan mengasihi sesama manusia merupakan perwujudan nyata dari keyakinan imannya.
“Untuk kemanusiaan di Palestina, saya rasa sikap iman saya kokoh untuk itu. Saya sampaikan dengan keyakinan, dengan iman saya, dan Tuhan Yesus ajarkan kita mengasihi sama manusia sebagai diri kita sendiri. Dan bagi kami, itu adalah soal kemanusiaan,” ujarnya dalam wawancara dengan nusantaraTV, Jumat (2/1/2026).
Ia menambahkan, komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan itu juga diwujudkan dengan mengundang Duta Besar Palestina untuk menghadiri acara Panitia Natal Nasional pada Senin mendatang.
“Kami dengan ikhlas ingin menunjukkan juga solidaritas kita untuk kemanusiaan di Palestina,” kata Maruarar.
Bantuan bagi Korban Bencana dan Daerah Terpencil
Di sisi lain, Maruarar menekankan bahwa Panitia Natal Nasional tidak melupakan komitmennya untuk membantu masyarakat di dalam negeri. Ia menyebut, bantuan telah disalurkan ke sejumlah daerah yang terdampak bencana alam, seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Aceh, dan Jawa Timur.
Lebih dari itu, panitia juga telah mempersiapkan program bantuan pendidikan senilai Rp 10 miliar yang akan disalurkan kepada 1.000 penerima manfaat di sepuluh titik daerah. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta.
“Kami siapkan di 10 titik, yaitu Papua, Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Tana Toraja, Nusa Tenggara Timur, Mentawai, Nias, dan Tapanuli,” jelasnya.
Selain bantuan pendidikan, bentuk dukungan lain yang diberikan meliputi sembako, ambulans, hingga renovasi gereja di berbagai daerah. Hal ini, menurut Maruarar, menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjalankan dua peran sekaligus, yaitu membantu rakyatnya sendiri dan menunjukkan solidaritas global.
Menghormati Perbedaan Pandangan
Maruarar mengakui bahwa terdapat beragam pandangan dalam masyarakat mengenai isu dukungan untuk Palestina. Ia menyatakan sikap menghormati perbedaan tersebut.
“Tentu juga saya mendengar bagaimana diskursus yang ada. Saya menghormati pandangan yang berbeda untuk itu,” ucapnya.
Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang utuh mengenai kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh Panitia Natal Nasional. Aksi solidaritas, baik di tingkat domestik maupun internasional, ditempatkan dalam kerangka nilai-nilai universal yang tidak terbatas oleh sekat-sekat geografis maupun politik.![]()
Bale Jabar 3 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Pamanggih | 1 hari yang lalu
Pamanggih | 6 hari yang lalu
Piwulang | 6 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Bale Maung | 4 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Bale Jabar | 2 jam yang lalu



