Politik

Bale Maung

Bale Dewan

Hukum

Ekbis

Bale Jabar

Peristiwa

Galeri

Olahraga

Opini

Nusantara

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Otomotif

Indeks

Kanker Pankreas Sebabkan Kematian Rizal Ramli, Yuk Kenali dan Cara Pencegahannya

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 03 Januari 2024 | 08:02 WIB
Share:
Ekonom senior DR. Rizal Ramli semasa hidup. (Foto: Repro)
Ekonom senior DR. Rizal Ramli semasa hidup. (Foto: Repro)

RMJABAR.COM - Kesehatan - DR. Rizal Ramli, Mantan menteri Ekuin era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur), meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo, Selasa (2/1). Rizal Ramli disebut menjalani perawatan di RSCM hingga nyaris dua bulan lamanya.

Hal tersebut diungkapkan Tri Wibowo Santoso selaku staf Rizal Ramli. Pihaknya mengungkapkan, Rizal Ramli tengah menjalani perawatn intensif di RSCM.

Menurut keterangannya, almarhum Rizal mengidap penyakit kanker pankreas stadium 4.

Lantas, apa itu penyakit kanker pankreas dan apa penyebab serta gejalanya?

Kanker Pankreas

Mengutip laman alodokter.com, kanker pankreas adalah kanker yang tumbuh di organ pankreas. Kanker ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada stadium awal, sehingga sering kali tak terdeteksi sejak dini.

Munculnya gejala kanker pankreas biasanya baru terjadi ketika stadium kanker sudah lanjut atau ketika sel kanker telah menyebar ke organ lain.

Pankreas memiliki sejumlah fungsi penting bagi tubuh, antara lain memproduksi hormon insulin dan glukagon yang bertugas untuk menjaga kestabilan kadar gula darah. Pankreas juga menghasilkan enzim yang membantu tubuh mencerna nutrisi di dalam makanan.

Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di pankreas tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Apabila sel kanker telah menyebar ke organ lain, kanker pankreas dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti penyakit kuning dan sakit perut bagian atas yang menjalar ke punggung.

Kanker pankreas merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan. Dari keseluruhan kasus kanker pankreas, hanya sekitar 9 persen penderita yang dapat bertahan hidup hingga 5 tahun setelah didiagnosis menderita penyakit ini.

Jenis Kanker Pankreas

1. Pancreatic adenocarsinoma

Pancreatic adenocarsinoma adalah kanker pankreas yang tumbuh dari sel eksokrin, yaitu sel yang memproduksi enzim pankreas. Diperkirakan, sekitar 90% dari seluruh kasus kanker pankreas adalah kanker jenis ini.

2. Pancreatic neuroendocrine tumors (NETs)

Pancreatic neuroendocrine tumors adalah jenis kanker pankreas yang tumbuh di sel endokrin, yaitu sel yang memproduksi hormon dan mengontrol kadar gula darah.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Pankreas

Beberapa faktor berikut bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker pankreas yaitu berusia di atas 55 tahun, merokok, memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menderita pankreatitis kronis, menderita diabetes, menderita infeksi H pylori, hepatitis C, batu empedu, atau sirosis hati, menderita kelainan genetik yang dapat meningkatkan risiko kanker, seperti neurofibromatosis tipe 1, Memiliki keluarga yang juga menderita kanker, mengonsumsi terlalu banyak daging merah, mengonsumsi minuman beralkohol

Gejala Kanker Pankreas

Kanker pankreas pada stadium awal umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun, seiring sel kanker berkembang dan mencapai stadium lanjut, gejala yang dapat muncul antara lain:

1.  Hilang nafsu makan
2.  Berat badan turun drastis
3.  Gatal-gatal di kulit
4.  Mual dan muntah
5.  Diare
8.  Perut kembung yang sering kambuh dan tidak kunjung sembuh
7.  Sembelit
8.  Urine berwarna gelap
9.  Tinja berwarna pucat
10. Tubuh mudah lelah
11. Kulit dan putih mata menguning
12. Sakit perut yang menjalar ke punggung
13. Sering demam atau menggigil

Kanker pankreas juga dapat memicu munculnya penyakit lain, seperti diabetes. Akan tetapi, penyakit-penyakit ini sering kali tidak disadari sebagai bagian dari gejala kanker pankreas.

Kapan harus ke dokter

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami gejala di atas, terutama jika Anda berisiko terkena kanker pankreas. Beri tahu pula dokter jika keluarga Anda menderita kanker pankreas atau penyakit genetik. Dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani skrining kanker pankreas.

Diagnosis Kanker Pankreas

Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat penyakit pasien, termasuk bertanya tentang gaya hidup pasien, seperti kebiasaan merokok dan pola makan. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, antara lain dengan melihat tanda penyakit kuning dan meraba perut pasien.

Setelah itu, dokter dapat melakukan beberapa pemeriksaan penunjang  untuk memastikan diagnosis kanker pankreas.

Stadium Kanker Pankreas

Jika pasien terdiagnosis mengalami kanker pankreas, dokter akan menentukan tingkat keparahannya. Penentuan ini akan membantu dokter dalam memilih metode pengobatan yang tepat.

Berikut ini adalah stadium atau tingkat keparahan pada kanker pankreas:

Stadium 0 (karsinoma in situ)
Terdapat sel tidak normal di dinding pankreas, tetapi belum berupa kanker dan belum menyebar.

Stadium 1
Kanker hanya terdapat di pankreas dan belum menyebar ke organ lain, dengan ukuran kanker antara 2–4 cm.

Stadium 2
Kanker telah berukuran lebih dari 4 cm atau telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitar pankreas.

Stadium 3
Kanker telah menyebar ke saraf, pembuluh darah besar, atau ke lebih dari 4 kelenjar getah bening di dekat pankreas. Pada tahap ini, kanker belum menyebar ke organ lain.

Stadium 4
Kanker telah menyebar luas ke organ tubuh lain yang jauh dari pankreas, seperti paru-paru, hati, atau selaput rongga perut.

Komplikasi Kanker Pankreas

Kanker pankreas dapat berkembang dan menyebabkan sejumlah komplikasi: Pertama, berat badan turun yang bisa terjadi bila pankreas tidak memproduksi enzim pencernaan dalam jumlah yang cukup, atau jika kanker menekan lambung sehingga membuat pasien sulit makan.

Kedua, penyakit kuning, yang dapat terjadi jika kanker menyumbat saluran empedu. Ketiga, nyeri perut, akibat sel-sel kanker di pankreas terus tumbuh dan menekan saraf di perut.

Empat, penyumbatan usus, akibat kanker pankreas menekan usus dua belas jari sehingga makanan yang telah dicerna di lambung tidak bisa turun ke usus. Lima, enyebaran sel kanker (metastasis) ke organ lain, seperti hati, paru-paru, tulang, dan otak

Pencegahan Kanker Pankreas

Risiko terserang kanker pankreas dapat dikurangi dengan melakukan sejumlah upaya berikut:

1. Berhenti merokok
2. Membatasi konsumsi minuman beralkohol
3. Mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang
4. Menggunakan alat pelindung diri jika bekerja di lingkungan yang berisiko tinggi terkena paparan zat kimia
5. Menjaga berat badan idealrajamedia

Komentar:
BERITA POPULER
01
Drone Khandaq

Opini 18 jam yang lalu

Serangan drone Iran di wilayah udara Israel.-