Pulitik Jero

Bale Maung

Bale Dewan

Hukum

Ekobis

Bale Jabar

Peristiwa

Galeri

Olahraga

Pamanggih

Nusantara

Mancanagara

Kaamanan

Piwulang

Kesehatan

Gaya Hirup

Otomotif

Indeks

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Debu Vulkanik Terdeteksi Bergerak ke Barat Laut

Laporan: Raja Media Network
Rabu, 09 September 2026 | 15:34 WIB
Foto ilustrasi Raja Media Network - BMKG/RMN -
Foto ilustrasi Raja Media Network - BMKG/RMN -

RMJABAR.COM Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9, Rabu (9/9/2026) pagi.
 

Hasil pemantauan menunjukkan debu vulkanik teridentifikasi mulai dari permukaan hingga ketinggian 7.000 kaki atau sekitar 2,1 kilometer.
 

Debu Vulkanik Terdeteksi dari Citra Satelit
 

BMKG menyebut deteksi tersebut berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada pukul 04.00 WIB.
 

“Berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada 09 September 2026 pukul 04.00 WIB teridentifikasi sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” demikian keterangan resmi BMKG.
 

Pemantauan melalui satelit menjadi salah satu instrumen penting untuk mengetahui pola sebaran material vulkanik di atmosfer, terutama di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau.
 

Bergerak ke Arah Barat Laut
 

Berdasarkan analisis BMKG, debu vulkanik bergerak menuju barat laut dan mencakup sebagian wilayah Selat Sunda bagian selatan.
 

“Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 7.000 ft (2,1 km) teramati ke arah Barat Laut, mencakup sebagian Selat Sunda bagian selatan,” tulis BMKG.
 

Informasi mengenai arah pergerakan dan ketinggian debu menjadi bagian penting dalam pemantauan kondisi atmosfer di sekitar Gunung Anak Krakatau.
 

Masyarakat Diminta Pantau Informasi Resmi
 

BMKG mengimbau masyarakat dan pihak terkait di wilayah yang berpotensi terdampak untuk terus memperhatikan perkembangan informasi mengenai sebaran debu vulkanik.
 

Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
 

Pemantauan arah sebaran debu penting dilakukan karena kondisi angin dapat memengaruhi wilayah yang berpotensi terdampak.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: