Jederal Suyudi Resmi Kapolri, Adang Daradjatun Ucapkan Selamat
RMJABAR.COM – Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang telah mendapat persetujuan DPR RI dan kemudian dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Persetujuan DPR diberikan setelah Komisi III menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi. Dalam rapat paripurna, pengangkatan Suyudi disetujui secara aklamasi.
Adang Soroti Tantangan Kepolisian
Adang mengatakan pergantian kepemimpinan di tubuh Polri merupakan bagian dari proses kelembagaan sekaligus momentum untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan kepastian hukum kepada masyarakat.
“Pertama tentu saya menyampaikan selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Polri. Amanah ini tentu tidak ringan. Tantangan kepolisian ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga profesionalitas dan kepercayaan masyarakat,” ujar Adang dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah memastikan masyarakat memperoleh pelayanan hukum yang cepat, profesional, dan berkeadilan.
Fenomena ‘No Viral, No Justice’ Jadi Sorotan
Adang juga menyoroti fenomena “no viral, no justice” yang menjadi salah satu perhatian Suyudi dalam uji kelayakan.
Ia mengatakan laporan masyarakat semestinya diproses berdasarkan hukum dan prosedur yang berlaku tanpa harus menunggu persoalan tersebut menjadi viral.
“Jangan sampai masyarakat merasa harus membuat persoalannya viral terlebih dahulu baru mendapatkan perhatian. Setiap laporan masyarakat harus ditangani berdasarkan hukum dan prosedur yang berlaku. Di situlah kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat,” kata politikus Fraksi PKS tersebut.
Suyudi sendiri dalam uji kelayakan mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat” dan menempatkan perbaikan pelayanan serta mekanisme penanganan laporan masyarakat sebagai bagian dari agenda transformasi Polri.
Pemberantasan Narkotika Perlu Diperkuat
Adang juga meminta pemberantasan narkotika menjadi perhatian dalam kepemimpinan Suyudi.
Menurutnya, pengalaman Suyudi sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dapat menjadi modal untuk memperkuat sinergi pemberantasan narkotika, terutama dalam membongkar jaringan dan mengejar aktor utama di balik peredaran narkotika.
Selain narkotika, Adang mengingatkan Polri perlu meningkatkan kemampuan menghadapi perkembangan kejahatan, termasuk kejahatan siber dan penipuan digital.
“Polri harus terus beradaptasi dengan perkembangan kejahatan. Tetapi di sisi lain, profesionalitas, akuntabilitas dan penghormatan terhadap hukum harus tetap menjadi landasan,” ujarnya.
Komisi III Akan Awasi Kepemimpinan Baru
Adang menegaskan Komisi III DPR RI akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap Polri sebagai mitra kerja.
Pengawasan tersebut mencakup pelaksanaan agenda reformasi serta peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.
“Kami tentu berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat, semakin profesional dalam menjalankan kewenangannya, dan semakin kuat dalam memberikan rasa aman serta kepastian hukum,” pungkas Adang.
Suyudi kini resmi memimpin Polri setelah dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026). Dalam agenda awal kepemimpinannya, Suyudi menyebut konsolidasi internal, peningkatan layanan publik, dan kedekatan polisi dengan masyarakat sebagai sejumlah prioritas kerja.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Pulitik Jero 1 hari yang lalu
Bale Jabar | 5 hari yang lalu
Peristiwa | 1 minggu yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Bale Jabar | 1 hari yang lalu
Piwulang | 2 hari yang lalu
Bale Dewan | 1 minggu yang lalu
Pamanggih | 5 hari yang lalu
Bale Maung | 1 minggu yang lalu
Mancanagara | 5 hari yang lalu