Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Patikan Bawa “Oleh-Oleh Global”
RMJABAR.COM - Jakarta, Polkam — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air usai menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri selama sepekan penuh. Pesawat Kepresidenan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (24/1/2026) pukul 17.25 WIB.
Presiden Prabowo turun dari pesawat dengan mengenakan kemeja safari krem khasnya dan peci hitam. Kedatangan Kepala Negara disambut langsung Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Muhamad Herindra. Presiden menyalami satu per satu pejabat negara dan berbincang singkat sebelum meninggalkan area bandara.
Inggris Jadi Pintu Pembuka Diplomasi Ekonomi
Lawatan Presiden Prabowo dimulai dari Inggris sejak 18 Januari 2026. Di London, Presiden menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri Keir Starmer, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menlu David Lammy, serta audiensi dengan Raja Charles III.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Inggris mengukuhkan sejumlah kerja sama strategis, mulai dari investasi, pendidikan, maritim, hingga diplomasi lingkungan, termasuk konservasi Gajah Peusangan di Aceh.
Pemerintah Inggris menyampaikan komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau setara Rp90 triliun untuk Indonesia.
Ribuan Kapal Nelayan, Ratusan Ribu Lapangan Kerja
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, Inggris juga menyatakan minat membangun 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.
“Kapal ini, menurut Menteri Kelautan, akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang. Karena diproduksi dan dirakit di Indonesia,” ujar Teddy.
Proyek ini dinilai menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi maritim nasional sekaligus penciptaan lapangan kerja berskala besar.
Gandeng Kampus Elite Inggris, Prabowo Siapkan 10 Kampus Baru
Di sektor pendidikan, Presiden Prabowo bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas ternama Inggris Raya, di antaranya King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, dan University of Edinburgh.
Pemerintah Indonesia dan kampus-kampus tersebut sepakat menambah kuota mahasiswa Indonesia serta membuka peluang kampus Inggris beroperasi langsung di Tanah Air.
“Bapak Presiden ingin membangun 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM—science, technology, engineering, and mathematics,” kata Teddy.
Dari Davos, Prabowo Tanda Tangani Piagam Perdamaian Dunia
Dari Inggris, Presiden Prabowo melanjutkan agenda ke Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026). Di sana, Presiden menandatangani Board of Peace Charter atau Piagam Dewan Perdamaian.
Dewan Perdamaian ini diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai upaya mendorong kemerdekaan Palestina dan penyelesaian konflik global secara damai. Keikutsertaan Indonesia menegaskan komitmen aktif dalam diplomasi perdamaian dunia.
Indonesia Dipromosikan sebagai Magnet Investasi Dunia
Masih di Davos, Presiden Prabowo tampil sebagai pembicara utama dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026.
Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia adalah peluang investasi yang aman dan menjanjikan, dengan kondisi keamanan yang stabil serta program prioritas pemerintah yang berjalan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jamuan Pribadi Macron, Perkuat Poros Jakarta–Paris
Presiden Prabowo menutup rangkaian lawatan luar negerinya dengan memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Presiden menghadiri jamuan santap malam pribadi di Istana Élysée, Paris.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan kedua kepala negara untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Prancis di berbagai sektor strategis.
Dengan berakhirnya lawatan ini, Presiden Prabowo kembali ke Tanah Air membawa serangkaian komitmen investasi, kerja sama pendidikan, penguatan diplomasi global, hingga peran aktif Indonesia dalam agenda perdamaian dunia.![]()
Ekobis | 2 hari yang lalu
Bale Jabar | 2 hari yang lalu
Bale Dewan | 2 hari yang lalu
Nusantara | 2 hari yang lalu
Bale Jabar | 2 hari yang lalu
Bale Jabar | 5 hari yang lalu
Bale Dewan | 5 jam yang lalu
Bale Jabar | 1 jam yang lalu



